Selasa, 12 Februari 2019

Menghidupkan LSPP Kembali

Sudah hampir 3 tahun LSPP mati tidak memiliki kegiatan, Sudah saatnya kembali untuk dihidupkan dengan program program kreatif, diawali dengan menjual aset LSPP berupa tanah 25 x 200 pasir panjang dan 10 x 100 pandu senjaya, semoga segera terjual

Minggu, 20 November 2016

Alhamdulillah workshop LPPD 2016 terselenggara dengan baik

Pada tanggal 18 sd 20 November 2016, Lembaga Studi Pemerintahan dan Publik (LSPP) Indonesia dapat menyelanggarakan workshop penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa bagi para Kepala desa dan perangkat desa se Kabupaten Kotawaringin Barat yang dilaksanakan di hotel Mahkota Pangkalan Bun Kalimantan Tengah.

Untuk kegiatan workshop ini, LSPP menghadirkan dua pemateri yang ahli dan pakar dibidang penyusunan LPPD serta kedua pemateri tersebut memiliki sertifikasi Training Of Trainer (TOT) dari Kementrian Dalam Negeri untuk melatih para perangkat desa dalam penyusunan LPPD Akhir tahun dan akhir masa jabatan. 

Pemateri terdiri dari 2 orang yakni Bapak Drs. Andy Fefta Wijaya, MDA, Phd Ketua Program Studi Doktoral Administrasi Publik Universitas Brawijaya Malang, dan Bapak Eka Dian S. Hadi, ST, M.Si Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kalimantan Tengah.

Sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014. Kepala desa wajib menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Desa (LPPD) akhir tahun anggaran dan akhir masa jabatan kepada Bupati serta menyampaikan Lapoaran Keterangan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa secara tertulis kepada BPD setiap akhir tahun anggaran, yang mana apabila kewajiban tersebut tidak dilaksanakan kepala desa akan dikenakan sanksi administratif hingga tindakan pemberhentian sementara dan dapat dilanjutkan dengan pemberhentian.

Selanjutnya seiring dengan telah diterbitkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2016 tentang Laporan Kepala Desa dan menindaklanjuti masalah kesulitan Kepala Desa yang belum memahami penyusunan LPPD Akhir Tahun anggaran dan LPPD akhir masa jabatan, Kami dari Lembaga Studi Pemerintahan dan Publik (LSPP) mengajukan penawaran kepada Bapak/Ibu Kepala Desa untuk memfasilitasi workshop penyusunan LPPD akhir tahun anggaran dan LPPD akhir masa jabatan.

Adapun hasil yang diharapkan, peserta workshop memahami secara kompleks terkait dasar hukum dan teknik penyusunan sehingga selanjutnya dapat terampil menyusun LPPD akhir masa jabatan dan akhir tahun anggaran. Out put dari workshop ini sendiri nantinya berupa dokumen LPPD mentah masing-masing desa yang siap cetak dan tinggal disempurnakan di masing-masing desa.

Alhamdulillah kegiatan workshop ini akhirnya dapat terselenggara dengan baik dan lancar, respon positif dikemukan para peserta yang merasa puas dengan hasil pelaksanaan workshop dimaksud, kegiatan ini diikuti oleh 76 peserta dari pemerintahan desa di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat. 

Selasa, 19 Januari 2016

Ide berawal dari niat sedekah

Saat dikampus unibraw 2 hari yang lalu, tidak sengaja berpapasan dengan penjual koran yang sudah tua renta, jalannyapun sudah sempoyongan dengan mengenakan sendal jepitnya, sang bapak tersebut terus berjalan menawarkan dagangan korannya di sekitar kampus, saat itu ada perasaan iba yang mencul tiba tiba pada bapak penjual koran tersebut. sehingga langkah kaki saya balikan arah mengejar bapak tersebut sengaja untuk membeli koran, bukan niatan ingin membaca korannya namun yah sedikit berbagi rezeki, uang didompet saat itu hanya tersisa 7 ribu, sepontan bapak tersebut menawarkan koran jawa pos seharga 6 ribu dan surya seharga 2 ribu, pikir saya dengan kilat dengan uang 7 ribu bila beli jawa pos maka margin dengan harga cuma seribu, sedangkan bila beli surya harga 2 ribu dengan uang bayar 5 ribu maka masih ada sisa kembalian 3 ribu yg bisa disedekahkan, maka sayapun memilih koran surya dengan membayar uang 5 ribu dan kembaliannya saya suruh ambil saja untuk bapak tersebut. dibenak saya saat itu hanya terpikir semoga ada hal yang bermanfaat dikoran ini.

Alhamdulillah saat dibaca dirumah, betul ada ide cemerlang yang bermanfaat dari koran itu yakni iklan lowongan kerja, kenapa LSPP tidak berdayakan saja koran untuk mencari tenaga kerja? dengan memanfaatkan koran lokal malang maka, LSPP akan mudah mendapatkan tenaga kerja dari domisili malang, tidak perlu repot mencari-cari lagi hanya menunggu dan menyeleksi saja. tinggal sesuaikan kebutuhan LSPP kedepan butuh berapa dengan spesifikasi apa?. Alhamdulillah akhirnya manfaat beli koran tersebut sudah terjawab. langkah selanjutnya LSPP akan memasang iklan di media koran surya untuk mencari tenaga kerja awal yang siap bergabung dengan LSPP, Amin. semoga karyawan yang didapat nanti juga berkualitas dan baik serta jujur.

Kamis, 14 Januari 2016

Melengkapi Furnitur Kantor

Untuk melengkapi kantor LSPP dibutuhkan furnitur standar sebagai berikut :

  1. Meja kerja : Pindahkan olimpic dari kamar utama
  2. Kursi : Pindahkan kursi hitam putar dari kamar
  3. Lemari : beli lemari kayu yang kuat/Plastik
  4. Rak Gantung buat sendiri 
  5. Papan tulis : Beli white bord ukuran 
Peralatan kantor :
  1. Laptop : pakai punya pribadi dulu
  2. Wifi : sudah tersedia
  3. Mesin Fax sudah tersedia 
  4. Printer : Sudah tersedia
Alat tulis kantor :
  1. Folder : sudah tersedia 2
  2. Odner Besar : Beli 3 
  3. Odner kecil : Beli 2
  4. Kertas : Beli 1 rim A 4 1 rim F 4
  5. Balpoin : beli 1 box
  6. Penggaris, cater, clip, penjepit, 
  7. Amplop : 1 dus

Minggu, 10 Januari 2016

Hari ini pemasangan jendela dan pintu kantor

Alhamdulillah hari ini terealisasi pemasangan pintu dan jendela kantor walaupun hanya bagian depan karena keterbatasan anggaran, sesuai prinsip awal di tahun 2016 yang penting ada progres dahulu, semoga dengan telah selesainya pemasangan ini disusul pemasangan bagian belakang dalam waktu yang tidak terlalu lama, sehingga kantor fisisk LSPP sudah 100 % siap pakai. 

Kamis, 07 Januari 2016

LSPP Bangkit 2016

Amat susah rasanya menghidupkan LSPP ditengah himpitan target dan aktifitas Kautsar Property dan Kautsar Family. Anehnya tekad untuk menghidupkan LSPP tidak pernah hilang bahkan semakin kuat. tentu harus ada strategi di 2016 agar LSPP betul betul eksis sendiri tanpa mengganggu aktifitas kautsar property dan kautsar family.
Strategi 2016 adalah : harus ada progress walaupun kecil
Target 2016 LSPP adalah sebagai berikut :
  1. Kantor LSPP Rampung 100 %
  2. Tersedia Furnitur, Perangkat Elektronik, ATK 100 %
  3. Rekruitmen karyawan minimal 1 orang
  4. Tersedia brosure baru komprehensif (Buku Adm, Pelatihan, GPS, Software) minimal januari
  5. Menyebarkan Brosure Ke Seluruh Desa Se Pulau Kalimantan
  6. Terjual Buku Adm Desa minimal 10 paket
  7. Terjual GPS minimal 10 Unit
  8. Pembuatan Software Adm Desa Baru
  9. Pelatihan minimal 1 kali harus terlaksana
  10. Jual Pelatihan Lembaga Lain minimal 1 orang harus ada
  11. Omset minimal 50 Juta.
tentu harus ada strategi untuk mewujudkan cita cita di atas yakni :
  1. Pinjaman dana dari Kautsa Property untuk merampungkan kantor dan belanja keperluan serta menggaji karyawan selama belum produktif
  2. Segera buat materi brosure, desain serahkan pada ahlinya dan segera cetak di bulan januari sebanyak 1000 lembar
  3. Minta daftar desa pada purna praja se kalimantan atau cari di google, beli amplop seribu lembar, anggarkan beli prangko 3000 sebanyak 1000 lembar (3 juta) untuk masing masing amplop dan brosur kirim via pos
  4. Cetak buku adm desa sesuai orderan dan tagih pembayaran desa2 di p banteng
  5. Koordinasi dengan jakarta fitur dan harga gps terbaru dan include dalam brosure
  6. Gandeng mahasiswa IT UB untuk buat software sejenis Simpul Desa berikan contoh panduan batasi waktu pengerjaan dan negosiasi harga termurah
  7. terima pendaftar dari brosure yang masuk, sebar program diklat via fb dan add sebanyak banyaknya teman pemerintahan desa, buat scedule pelatihan tetap setiap bulan
  8. Cari pelatihan dokter spesialis lalu jual ke rumah sakit seindonesia
  9. Upayakan dana masuk minimal tahun ini 50 juta sebagai awal yang baik dengan analisis 
    1. Buku adm 10 x 1 jt = 10 Jt
    2. GPS 10 x 1 jt = 10 Jt
    3. Pelatihan 1 X 10 org x 2,5 Jt = 25 Jt
    4. Pelatihan lembaga lain 1 org x 5 Jt = 5 jt 

Selasa, 17 November 2015

Setelah Yudisium LSPP Bangkit

InsyaAllah setelah tercapai target yudisium tahun ini, akan fokus membangkitkan bisnis LSPP secara totalitas. LSPP merupakan bisnis yang sangat cerah dan menggiurkan, oleh karena itu sayang bila diabaikan dan perlu konsentrasi prima dan totalitas untuk mengembangkannya menjadi maju pesat.
Alhamdulillah saat ini kantor LSPP sudah hampir selesai, tinggal finising saja lalu bisa operasional. Di awal tahun 2016 adalah waktu yang tepat untuk membangun bisnis ini karena abi tidak disibukan lagi dengan aktifitas perkuliahan, sehingga pembagian waktu bila di Pangkalan bun untuk Kautsar Property, bila dimalang untuk LSPP. disamping itu bulan agustus 2016 adalah saatnya abi balik ke pangkalan bun untuk kembali aktif bekerja di pemda oleh karena itu 8 bulan adalah waktu yang tepat dan singkat untuk membangun pondasi bisnis ini, dengan berjalannya bisnis LSPP ini, abi punya alasan yang semakin kuat untuk pulang pergi p bun-malang untuk berkumpul keluarga serta mengatur bisnis. 
Tahun 2016 juga mas jaenal sudah lulus dari SMA, agar gayung bersambut tersedia pekerjaan maka LSPP adalah solusi terbaik tentu menepati job sesuai kemampuan dia. Rumah di werkudoro malang kedepan tidak akan dijual tetapi untuk kantor LSPP Pusat se Indonesia serta tempat peristirahatan bila mampir ke malang.