Sabtu, 21 Desember 2013

Tidak boleh ada orang gila bebas d jalanan : negara harus bertindak

Saat ini di mana mana di seluruh kabupaten kota di Indonesia kita masih menyaksikan bebarapa orang yang sedang mengalami gangguan akal dan mental atau orang gila berkeliaran dijalan atau ditempat umum. sepintas sepertinya hal ini adalah hal yang wajar sehingga semua pihak melakukan pembiaran akan kondisi ini, terutama terhadap orang gila-orang gila yang tidak menyerang orang lain secara fisik maupun mengganggu ketentraman masyarakat sekitar, namun menurut saya hal tersebut tetap mengganggu kita minimal mengganggu pandangan mata karena biasanya orang gila berpakaian kumuh dan compang camping serta kotor bahkan tidak jarang ada yang bertelanjang tanpa pakaian. dan menurut saya kita harus terganggu secara nurani bahwa ada sosok sesama manusia yang dibiarkan berprilaku di tempat umum layaknya bukan seorang manusia bahakn mirip binatang. sebagian orang justru menganggap itu sebagai objek tertawaan. sudah saatnya kita selalu jeli melihat kondisi sosial yang ada, bahwa peristiwa ini bukan terus menerus dilakukan pembiaran dan semua orang berlepas tangan. harus ada pihak yang mengambil peran dan tidak ada kata tawar menawar bahawa negara harus mengambil alih peran tersebut dan bertanggung jawab akan peristiwa tersebut. negara dalam hal ini pemerintah setempat dimana orang gila orang gila itu berkeliaran, lebih tepatnya pemerintah kabupaten maupun kota karena memiliki SKPD yang menangani masalah sosial serta memiliki anggaran tanggap sosial. kita tentu tau kebijakan adalah melakukan atau tidak melakukan sesuatu, bila pemerintah daerah dalam hal ini sama seperti masyarakat melakukan pembiaran dan hanya menonton saja maka dianggap mengambil kebijakan pembiaran terhadap konsisi tersebut








gara dalam hal ini harus ambil peran, siapa lagi yg bisa di harapkan kecualinegara untuk mengaankan orang gila

Kamis, 12 Desember 2013

Target LSPP 2014


Bismillahirrahmanirrahim : Target LSPP 2014

  1. Temu Alumni Purna Praja 6 Kali (Minimal 2 Bulan sekali)
  2. Diklat Aparatur Pemerintah Desa 12 Kali (Minimal 1 Bulan sekali)
  3. Event Organizer Diklat 36 Orang (Minimal 3 Orang sebulan)
  4. Jual Produk GPS, Buku Adm Desa, CD Peraturan Desa, Software SAPED : 12 Pembeli (Minimal 1 Penjualan Perbulan)
  5. Target  Omzet Rp. 100.000.000,- (Per 31 Desember 2014).
  6. Punya Kantor Representatif Di Kota Malang.
  7. Punya Karyawan 1 Orang (Administrasi). 


Senin, 02 Desember 2013

Daftar Kode Pos Kecamatan dan Desa Se Indonesia

berikut dafatar kode pos desa se indonesia http://kodepos.nomor.net/_kodepos.php?_i=desa-kodepos
berikut dafatar kode pos desa se indonesia http://kodepos.nomor.net/_kodepos.php?_i=kecamatan-kodepos
semoga bermanfaat bagi semua

Diklat Bagi Aparatur Pemerintahan Desa

Salah satu program LSPP di tahun 2014 adalah mengadakan diklat khusus bagi aparatur pemerintahan desa
kegiatan diklat ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap bulan dan setiap minggu. sehingga bagi peserta yang ingin mengikuti kegiatan ini bisa fleksibel menentukan waktu diklat sesuai dengan kesempatan masing masing.
Adapun tema tema yang diusung adalah tema tema yang menarik diantaranya :

  1. Pemetaan dan Penetapan Tata Batas Desa 
  2. Penggunaan Teknologi GPS Untuk Administrasi Pertanahan Di Desa
  3. Penata Kelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Desa
  4. Penataan Administrasi dan kearsipan desa
Kegiatan ini dilaksanakan 4 kali dalam 1 bulan atau setiap minggu dilaksanakan dengan mengambil tema yang berbeda setiap minggunya, sehingga peserta bisa memilih dalam 1 bulan tema apa yang diinginkan

Adapun teknisnya sebagai berikut :
  • Bulan Desember akan dikonsep surat atau selebaran tentang tawaran diklat tersebut lengkap dengan tema, keunggulan diklat, teknis pendaftaran, lokasi dll.
  • Setelah surat atau selebaran jadi akan dikirim   

Target LSPP 2014

Bismillah semoga terwujud, Amin.
Target LSPP 2014 :
- Mengadakan Simposium Purna 12 kali
- Mengadakan Diklat Perangkat Desa 12 Kali
- Menyebarkan Diklat ke seluruh indonesia target peserta 100 Orang